January 6, 2017

Bahaya Riba, Hati-hati Hutang Bank Bisa Musyrik?

Bahaya Riba yang berujung kesyirikan

Bahaya Riba, Hati-hati Hutang Bank Bisa Musyrik

Suatu kali ane tidak sengaja mengunjungi sebuah situs pesugihan uang ghaib dengan dalih penggandaan uang. Hal konyol yang ditawarkan si dukun adalah dia memberi syarat pasien kudu bayar mahar tertentu. Semisal ingin dapat uang ghaib 100 juta, dia harus memberi mahar 10juta..dst. Uang ini akan digandakan berlipat-lihat dan akan ditransfer ke rekening pasien secara ghaib.
Tentu ane bukan fokus masalah itu, tapi ane langsung menuju ke kolom komentar. Yah.. ratusan komentar berjubel yg kesemuanya berkeluh kesah pingin lepas dari hutang. Dan semuanya berujung untuk membayar hutang ke bank...

Dan ini sangat miris sekali sodara-sodara, kenapa banyak orang tidak kapok-kapok berususan dengan bank padahal banyak contoh rumah tetangganya disita. Banyak orang hidupnya berpindah-pindah menghindari DC

Riba membutakan mata


“Orang-orang yang makan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena (tekanan) penyakit gila...(Albaqarah-275)

Allah menegaskan hukuman bagi pemakan riba, dia berdiri seperti orang kesetanan..sebagian ahli tafsir ketika dibangkitkan di yaumul qiyamah

Pemakan riba akan gelap matanya, tidak bisa berpikir jernih dan selalu dikejar-kejar sesuatu yg misterius. Maka hal terparah bisa menyebabkan buta hati terjun ke dunia syirik..
Awamnya Masyarakat ttg riba

Orang awam sangat buta ttg riba, yang mereka tahu riba itu seperti, hutang 100rbu kembali 150rbu..
Padahal banyak akad-akad riba yg perlu banyak penjelasan terutama masalah kredit, jual beli inah, ijon dll...

#IndonesiaBebasRiba

Copas: MuslimYogya

No comments:

Post a Comment

close